(JOGJALIMA.COM | SLEMAN) – Mengisi momentum bulan suci Ramadhan dengan aksi nyata, Yayasan Asterra Indonesia Peduli menyelenggarakan kegiatan “Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim/Dhuafa” pada Senin (16/3/26), dipusatkan di Kobesah Kopi, Banyuraden, Gamping, Sleman.
Melalui tema “Bersama Menebar Kebaikan dan Berbagi Kebahagiaan di Bulan Penuh Berkah”, kegiatan ini dihadiri oleh 50 anak yatim/dhuafa dan tamu undanga, termasuk para penerima manfaat dari wilayah Kelurahan Banyuraden Gamping Sleman.
Ramadhan ini menjadi momen istimewa bagi Yayasan Asterra Indonesia Peduli. Lembaga ini secara resmi mengumumkan legitimasi hukumnya melalui SK Kemenkumham Nomor AHU-0022127.AH.01.04. Tahun 2025. Legalitas ini menjadi pondasi kuat bagi yayasan yang didirikan oleh Rika Darma Setiawan, S.T., M.B.A. dan Uyung Pramudiyanto untuk bergerak lebih luas dalam misi kemanusiaan.
Struktur organisasi yayasan diperkuat oleh jajaran pengurus yang, antara lain: Pendiri: Rika Darma Setiawan, S.T., M.B.A. dan Uyung Pramudiyanto, Dewan Pengawas: Widik Pujiantoro, Ketua: Romi Kurniawan, Sekretaris: Syarif Abdul Rochim dan Bendahara: Uyung Pramudiyanto.
Dalam sambutannya, Rika Darma Setiawan menegaskan komitmen lembaga untuk menjadi wadah pengelolaan filantropi Islam yang profesional dan akuntabel.
“Kami hadir untuk memfasilitasi masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah. Fokus kami adalah transparansi laporan dan program berkelanjutan agar memberikan dampak perubahan nyata bagi mereka yang membutuhkan,” ungkap Darma.
Sebagai lembaga yang baru diresmikan, Yayasan Asterra Indonesia Peduli telah menetapkan enam fokus utama program untuk kemaslahatan umat, yaitu Pendidikan, memberikan Beasiswa bagi santri pondok pesantren.
Kemudian Infrastruktur Ibadah untuk Pembangunan Masjid, Sanitasi, yaitu Pembuatan sumur bor/sumber air bersih.

Lalu Dakwah, disini Pengembangan Rumah Tahfidz dan Pondok Pesantren dan Kemanusiaan Global yaitu Program Peduli Palestina, serta bidang Sosial, yaitu Tanggap bencana dan aksi sosial lainnya.
Selama bulan Ramadhan 2026, yayasan aktif melakukan pembagian takjil keliling serta santunan yatim dan dhuafa sebagai bentuk pengabdian kepada warga sekitar.
Dukungan Pemerintah dan Pesan Spiritual
Kegiatan ini turut diapresiasi oleh Carik Banyuraden, Hendy Indra Utama, S.i.P., yang menyambut baik kontribusi yayasan terhadap kesejahteraan warga lokal.
Acara kemudian ditutup dengan tausiah inspiratif dari Ustadz Anaris Dwiyanta, S.T. (Pengasuh Majelis Kumandang Dakwah Sholawat Center Yogyakarta), yang mengingatkan pentingnya kesadaran bahwa hidup sepenuhnya adalah milik dan untuk Allah SWT.
Dengan status hukum yang resmi dan struktur organisasi yang kuat, Yayasan Asterra Indonesia Peduli mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersinergi melalui layanan donasi yang mudah, transparan, dan amanah demi mewujudkan kemanfaatan bagi umat. (Rls)
